Sri, Juni Woro Astuti and Roehman, Zainur Riedho (2025) Diskresi Birokrasi : Dari Regulasi Ke Implementasi Di Era Digital. Pustaka Saga Jawadwipa , Surabaya . ISBN 9786342740101
diskresi birokrasi - Sri Juni Woro Astuti.pdf
Download (1MB)
Abstract
Diskresi birokrasi merupakan salah satu paradoks fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Di satu sisi, sistem administrasi negara menuntut kepatuhan rigid terhadap hierarki regulasi dan prosedur baku. Di sisi lain, kompleksitas permasalahan publik yang dinamis meniscayakan fleksibilitas pengambilan keputusan oleh aparatur negara. Ketegangan ini semakin tajam dalam konteks Indonesia pasca-reformasi, di mana desentralisasi kewenangan kepada pemerintah daerah berlangsung simultan dengan penguatan mekanisme akuntabilitas dan tuntutan pelayanan publik yang responsif. Buku ini berangkat dari premis bahwa diskresi bukanlah anomali atau celah hukum yang harus dieliminasi, melainkan instrumen kebijakan yang inheren dalam praktik administrasi publik dan harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab. Dalam tataran konseptual, diskresi birokrasi sering kali dipahami secara keliru sebagai bentuk penyimpangan atau pintu masuk bagi penyalahgunaan wewenang. Padahal, dalam sistem pemerintahan yang efektif, diskresi merupakan keniscayaan operasional yang memungkinkan birokrasi merespons situasi konkret yang tidak terantisipasi dalam kerangka regulasi. Dilema yang dihadapi pemerintah daerah di Indonesia mencerminkan ketegangan struktural antara kebutuhan akan inovasi kebijakan dengan risiko maladministrasi. Praktik empiris menunjukkan bahwa ketiadaan ruang diskresi yang memadai justru menghambat efektivitas pelayanan publik, sementara diskresi tanpa batas dapat bermuara pada arbitrariness dan korupsi. Transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan membawa implikasi fundamental terhadap anatomi diskresi birokrasi. Digitalisasi layanan publik melalui sistem seperti Online Single Submission, interoperabilitas basis data pemerintahan, dan penggunaan algoritma dalam pengambilan keputusan administratif tidak mengeliminasi diskresi, melainkan mengubah lokus dan karakternya. Diskresi yang semula berada pada titik interaksi langsung antara aparatur dan warga kini tertanam dalam desain sistem, arsitektur data, dan logika pemrograman. Fenomena ini menuntut kerangka analisis baru yang mampu mengidentifikasi dan mengelola diskresi dalam konteks digital governance. Buku ini menyajikan analisis komprehensif yang mencakup fondasi teoretis birokrasi dan diskresi dalam perspektif administrasi publik, relasi antara diskresi dengan sistem responsibilitas dan akuntabilitas, kerangka konstitusional dan regulasi di Indonesia, praktik diskresi di tingkat pemerintah daerah dalam domain kebijakan, administratif, dan keuangan, serta tantangan dan peluang diskresi di era pemerintahan berbasis teknologi. Kontribusi analitis buku ini terletak pada upaya menjembatani kesenjangan antara teori administrasi publik dengan realitas empiris penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus mengantisipasi dinamika governance di era digital. Buku ini ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, aparatur sipil negara, pembuat kebijakan, serta pemerhati reformasi birokrasi yang berkepentingan terhadap pengelolaan diskresi secara etis dan akuntabel. Harapan penulis, buku ini dapat menjadi rujukan kritis dalam membangun kerangka pengelolaan diskresi birokrasi yang profesional, responsif, dan bertanggung jawab dalam konteks tata kelola pemerintahan Indonesia kontemporer.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diskresi Birokrasi, Regulasi, Implementasi, Era Digital |
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions: | Buku |
| Depositing User: | Mochamad Danny Rochman, A.Md. Lib., S.S.I. |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 08:57 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 08:57 |
| URI: | https://repository.uwp.ac.id/id/eprint/3223 |

